Pemindahan Aparatur Sipil Negara ke Ibu Kota Nusantara

Perpindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) bertujuan agar mendukung kegiatan pemerintahan di ibu kota yang baru agar terwujudnya world class government, selain itu akan meningkatkan perekonomian di Kalimantan Timur, sehingga terjadinya pemerataan perekonomian di Indonesia. Disisi lain hal tersebut berpotensi menimbulkan polemik, sebab tidak semua ASN bersedia untuk pindah ke IKN karena merasa sudah nyaman bekerja di Jakarta dan belum adanya bentuk real dari berbagai insentif maupun infrastruktur pendukung yang akan diberikan terhadap ASN yang pindah ke IKN.

Apabila ditinjau lebih lanjut, proses pembangunan IKN dan pemindahan ASN secara masif ke IKN tidak hanya berdampak terhadap peningkatan perekonomian di Kalimantan Timur, namun disisi lain berpotensi menimbulkan ketimpangan atau kesenjangan dengan masyarakat lokal, karena jumlah pendapatan yang diterima masyarakat lokal berada dibawah jumlah pendapatan ASN pusat. Hal tersebut dikhawatirkan akan memicu adanya peningkatan tindakan kriminalitas di Kalimantan Timur, selain itu jenjang pendidikan yang berbeda akan memicu cemburu sosial dari masyarakat lokal karena merasa akan tersisihkan oleh pendatang baru.

Untuk menghindari berbagai permasalahan tersebut, Pemerintah perlu memberikan sosialisasi dan pembekalan kepada ASN yang akan dipindahkan ke IKN. Selain itu, pemerintah juga perlu memberikan pembuktian pembangunan infrastruktur pendukung yang real kepada ASN, sehingga tidak menimbulkan resistensi maupun framing negatif bahwa pemerintah hanya menjanjikan berbagai hal, tanpa realisasi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *